Dandelion. Tosca. Chocolate. Bread. Nutrition. Book.

22.05

malam ini aku mikir tentang ‘dia’.

‘dia’ sekarang lagi apa? sudah makan apa belum? berteduh dimana? apakah ‘dia’ memakai baju pantas pakai? apakah ‘dia’ sehat-sehat saja? atau sakit?

‘dia’ yang pasti tinggal sendiri, entah pergi meninggalkan keluarga, atau diusir oleh keluarga.

‘dia’ yang kurasa hebat, bertahan dalam kesederhanaan hidupnya, yang entah ‘dia’ memilih sendiri untuk jalan hidupnya atau … entahlah yang aku sendiri tak mengerti.

‘dia’ yang tidak pernah mengeluh, atau selalu mengeluh dengan bahasanya? berbicara sendiri, teriak-teriak, dan orang lain tak mengerti apa maksudnya.

‘dia’ yang kadang (maaf) tak memakai pakaian, di bawah terik matahari yang tentunya panas, dan sekarang musim hujan, apakah ‘dia’ juga nggak punya pelindung untuk menghangatkan badannya? gimana rasanya menggigil kedinginan diluar sana? sedangkan aku disini selalu mengeluhkan ini itu, Astaghfirullah..

‘dia’ tentunya manusia biasa, seperti aku, kamu, dan mereka. pernah sakit kan? atau kah ‘dia’ sudah kebal dengan rasa itu semua? menurutku nggak wajar aja bertahan hidup dengan makan yaah yang tidak 3x sehari, tempat tinggal nggak punya, pakaian? juga nggak punya, mandi? jarang atau nggak pernah sama sekali.

tapi, ‘dia’ bisa melewati hari-hari nya dengan berlalu seperti angin berhembus. apa di balik semua itu ‘dia’ selalu bersyukur? yang aku sering lalai untuk melakukan itu.

“Hidup itu yang mengatur segalanya adalah Allah. Percaya saja atas ketentuan-Nya.”

Sesungguhnya Tuhan kamu ialah Allah Yang menciptakan langit dan bumi dalam enam masa, kemudian Dia bersemayam di atas ‘Arsy untukmengatur segala urusan. Tiada seorangpun yang akan memberi syafa’at kecuali sesudah ada izin-Nya. (Dzat) yang demikian itulah Allah, Tuhan kamu, maka sembahlah Dia.Maka apakah kamu tidak mengambil pelajaran?

QS. Yuunus [10] : ayat 3

sesuatu yang super menurutku, ‘dia’ bertahan hidup dalam kesederhanaan hidup tentunya Allah yang mengatur nya.

‘dia’ yang sering di pinggir jalan, lusuh, bermuka dan berbadan kotor, yang kadang tidak mengenakan pakaian.

‘dia’ yang sering kita sebut orang gila.

:’)

  1. achmadlutfi said: dari ‘dia’ kita belajar untuk lebih bersyukur kepada Dia. :’)
  2. imajinasirinoferdian said: :(
  3. mandalawangi said: tp Dia berjanji , ‘dia’ tdk akan masuk neraka
  4. annisaadejanira posted this
© 2010 Dejanira / Powered by Tumblr
Theme by Michiko. This theme was created inspired by Rubber Cement, Sunrise and BlueDots.